Selasa, 03 November 2015

Arsitektur Sisi Client Dan Arsitektur Sisi Server

ARSITEKTUR SISI CLIENT DAN ARSITEKTUR SISI SERVER

·                     Asitektur Sisi Client
Arsitektur Client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.
Ada beberapa karakteristik dari sisi client pada umunya sudah kita ketahui, yaitu :

1.      Pihak client selalu memulai permintaan/permohonan ke pihak server.
2.     Setelah mengirim permintaan, kemudian client akan menunggu balasan atau jawaban atas permintaannya dari server.
3.      Menerima balasan dari server atas permintaannya.
4.      Biasanya client akan terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
5.      Biasanya berinteraksi langsung dengan end-user (pengguna akhir) dengan menggunakan user interface (antarmuka pengguna).
6.      Khusus jenis client mencakup web browser, email klien dan online chat client.

·                     Arsitektur Sisi Server
Sebuah eksekusi sisi server adalah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi.

Sama dengan sisi client (client side), sisi server (side server) juga memiliki karakteristik seperti di bawah ini :

1.      Sebagai penyedia layanan, sisi server akan selalu menunggu permintaan dari sisi client.
2.      Sesuai dengan tugasnya, melayani dan menjawab permintaan data yang diminta oleh client.
3.      Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
4.     Jenis server khusus mencakup web server, FTP server, database server, email server, file server, print server. Mayoritas dari web layanan tersebut juga merupakan jenis server.

·                     Kolaborasi Arsitektur Sisi Client Dan Sisi Server

Ada beberapa model arsitektur client-server ini yang umum, yaitu:

1.      Arsitektur mainframe.
2.      Arsitektur file-sharing.
3.      Arsitektur client/server

Arsitektur client server dapat dibedakan menjadi 3 model, yaitu single-tier (satu lapis), two-tier (dua lapis) dan three-tier (3 lapis). Berikut penjelasan dari ketiga model arsitektur client server tersebut di atas :
1.      Arsitektur Single-tier (Satu Lapis)
Semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama pada arsitektur single tier ini. Model single tier adalah model yang sederhana, mudah digunakan pengguna (user) dan paling sedikit memiliki alternatif. Kelemahan dari arsitektur ini adalah kurang aman dan kurang memiliki skalabilitas.

2.      Arsitektur Two-tier (Dua Lapis)
Pengolahan informasi pada arsitektur ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu sistem user interface (antarmuka pengguna) lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Arsitektur two tier memiliki tingkat kemanan yang lebih tinggi dan terukur daripada arsitektur single-tier. Arsitektur ini memiliki database pada komputer yang terpisah dan hal tersebut menyebabkan arsitektur ini dapat meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Arsitektur two- tier memiliki kelemahan, yaitu biayanya yang mahal, arsitekturnya yang kompleks, tidak adanya pembaruan kode, skalabilitasnya kurang dan tingkat kemanannya kurang. Di samping itu, kelebihan dari arsitektur two tier adalah mudah digunakan oleh pengguna, dapat menangani database server secara khusus dan bisnis lingkup kecil sangat cocok menggunakan arsitektur ini.

3.      Arsitektur Three-tier (Tiga Lapis)
Karena arsitektur sebelumnya memiliki cukup banyak kelemahan, maka dikembangkanlah arsitektur three tier ini yang akan membantu mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Arsitektur three-tier memiliki 3 lapisan. Kelebihan dari arsitektur ini adalah memiliki skala yang besar, transfer informasi antara web server dan server database optimal, tidak akan menyebabkan lapisan lain terkontaminasi salah jika salah satu lapisan terdapat keslahan. Dan kekurangannya, arsitektur ini lebih sulit untuk merancang, lebih sulit untuk mengatur dan lebih mahal.

Referensi : http://dikadikapp.blogspot.co.id/2014/10/arsitektur-sisi-client-server.html
                  http://bemagastha.blogspot.co.id/2015/10/arsitektur-sisi-client-dan-sisi-server.html 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar